Sejarah Singkat Renaissance

tokoh renaissance

Sejarah Singkat Renaissance – Halo sobat pembaca sekalian kembali lagi bersama kami di portaldemisterios.com yang dimana kali ini kami akan membahas tentang Sejarah Singkat Renaissance. Dari pada penasaran yuk langsung simak penjelasannya.

Istilah Renaissanance dalam bahasa Prancis itu berasal dari kata yakni rinascita dalam bahasa Italia yang berarti kelahiran kembali, adalah istilah ini pertama kali itu diperkenalkan oleh orang yang bernama Georgio Vasari diabad ke-16 untuk menggambarkan sebuah semangat kesenian di Italia mulai pada abad ke-14 sampai ke-16 yang bernapaskan dari semangat kesenian Yunani dan juga Romawi kuno.

Dan inilah penjelasan lengkap tentang sejarah singkat renaissance. Yuk langsung simak penjelasannya.

Sejarah Lahirnya Renaissance

Renaissance itu berasal dari kata Re yang artinya kembali dan juga Naitre yang artinya Lahir didalam bahasa Perancis yang artinya yakni “Lahir Kembali”. Zaman Renaissance merupakan zaman yang dimana lahirnya kembali orang-orang Eropa untuk mempelajari sebuah ilmu pengetahuan Yunani dan juga Romawi Kuno secara rasional. Hal ini terjadi disebabkan pada abad pertengahan, sebelum zaman Renaissance ini muncul, kehidupan di negara Eropa itu diatur dengan “Theosentris” yang dimana segala sesuatunya itu berpusat kepada kepercayaan.

makalah renaissance

Zaman Renaissance itu berlangsung dari abad 15 sampai di tahun 1650. Sebelum zaman Renaissance,  bangsa eropa itu telah mengalami zaman kegelapan atau bisa juga kita sebut yakni “Dark Age”. Pada masa itu gerejalah yang berkuasa mutlak, ajaran di gereja menjadi suatu yang tidak bisa dibantah. Selain itu juga dizaman Dark Age, pemikiran ilmiah itu ditenggelamkan dengan dogma-dogma dari Gereja. Tapi pada akhirnya muncul sebuah gerakan yang mencoba untuk lepas ikatan itu dan juga disebut gerakan yakni Renaissance.

Latar belakang dari munculnya Renaissance merupakan sebagai usaha dari pembaharuan dari kebudayaan Romawi dan juga Yunani dimasa abad pertengahan atau kegelapan itu dilupakan, yakni tipe manusia yang otonom dan juga mandiri. Diabad 12 ada sebuah penemuan kembali yakni literatur Yunani dan juga Romawi yang sudah terjadi di seluruh negara Eropa.

Peristiwa itu menyebabkan sebuah perkembangan gerakan yakni humanis pada abad ke-14. Orang-orang Humanist itu meyakini disetiap individu itu mempunyai arti penting pada masyarakat. Pertumbuhan minat didalam humanisme itu menyebabkan perubahan pada seni dan juga ilmu yang membentuk sebuah konsepsi umum dari zaman Renaissane.

Diabad 14 sampai abad 16 adalah periode goncangan ekonomi atau bisa juga disebut perubahan ekonomi di Eropa, yang dimana perubahan itu paling luas yang terjadi di Italia. Setelah wafatnya Frederick II pada tahun 1250, kaisar sangat kehilangan kekuasaan di Italia dan juga di seluruh Eropa, tidak adanya penerus Frederick. Kejatuhannya merupakan disaat Paus III memimpin kekuasaan secara bersamaan, yakni memegang negara dan juga Gereja.

Selama zaman Renaissance, Italia sudah berkembang menjadi sebuah despotisme yakni bahwa penguasa negara itu memerintahkan berdasarkan dengan keinginannya sendiri. Eropa sudah perlahan-lahan untuk berkembang menjadi sebuah kelompok mandiri yang mau terpisah.

Jadi, kita dapat ditarik kesimpulan bahwa dizaman Renaissance itu lahir sebagai sebuah pembaharuan untuk membentuk manusia mandiri, utuh, otonom, dan juga bertanggung jawab. Pola pikir diabad pertengahan yang dibelenggu oleh sebuah ajaran gereja yang diganti dengan sebuah pola pikir rasional sampai manusia itu bisa berkembang.

Sebab Timbulnya Renaissance

Selain penjelasan yang diatas, timbulnya Renaissance itu secara garis besar dikarenakan dari beberapa aspek yakni sebagai berikut:

Kondisi Sosial

Pada saat itu dikehidupan masyarakat eropa itu terikat dengan doktrin Gereja, segala sesuatu kegiatan kehidupan itu ditujukan untuk diakhirat. Masyarakat itu kehilangan kebebasan untuk menentukan diri pribadinya dan juga kehilangan dari harga diri. Kehidupan manusia itu tidak tentram dikarenakan selalu diintai dengan intelejen gereja, sampai menimbulkan sikap yakni saling mencurigai didalam masyarakat.

Kondisi Budaya

Terjadi sebuah pembatasan seni didalam artian seni hanyalah tentang tokoh-tokoh injil dan juga kehebatan gereja. Semua kreasi itu ditujukan pada kehidupan akhirat sampai budaya tidak dapat berkembang. Demikian pula didalam bidang ilmu pengetahuan dikarenakan segala kebenaran itu hanyalah kebenaran gereja.

Kondisi Politik

Raja yang secara teoritis adalah pusat dari kekuasaan politik didalam Negara, kenyataannya hanyalah menjadi sebagai juru damai. Kekuasaan politik berada pada kelompok bangsawan dan juga kelompok gereja. Keduanya mempunyai pasukan militer yang pada suatu waktu itu dapat untuk melancarkan sebuah ambisinya. Adakalanya kekuatan itu kaum bangsawan dan juga kaum gereja itu lebih kuat dari kekuatan militer raja.

Kondisi Ekonomi

Berlakunya sistem ekonomi yang tertutup yang sudah menguasai perekonomian hanyalah golongan penguasa, kondisi diatas itu menyebabkan masyarakat di Eropa tergantung dan juga tidak mempunyai harga diri yang layak sebagai seorang manusia. Oleh karena itulah timbul sebuah upaya-upaya untuk keluar dari keadaan itu.

Tokoh-Tokoh Zaman Renaissance

tokoh renaissance dan pemikirannya

Ilmu pengetahuan yang sudah berkembang maju dimasa ini merupakan bidang astronomi. Tokoh-tokohnya yang sangat terkenal yakni sebagai berikut :

1. Rogen Bacon (1214-1294)

Dia berpendapat bahwa sebuah pengalaman (empirik) sudah menjadi sebuah landasan utama untuk awal dan juga ujian akhir untuk semua ilmu pengetahuan. Matematika adalah syarat mutlak sebagai pengolah semua dari pengetahuan. Sekalipun Roger Bacon itu menganjurkan pengalaman untuk basis di ilmu pengetahuan, tapi dia sendiri tidak dapat meninggalkan tulisan atau pun karya yang cukup berarti untuk ilmu pengetahuan. Dia banyak sekali bergerak dilapangan politik dan juga agama, sampai akhirnya dia ditahan didalam penjara.

2. Copernicus (1473-1543)

Dia mengajukan pendapat yang sangat asing untuk pendapat umum dimasa itu. Ia mengatakan bumi dan juga planet semuanya itu mengelilingi matahari, sampai matahari menjadi sebuah pusat (Heliosentrisme). Pendapat ini sangat berlawanan dengan pendapat umum yang itu berasal dari Hipparchus dan juga Ptolomeus yang sudah menganggap bahwa bumi adalah pusat dari alam semesta atau geosentrisisme.

Prinsip Heliosentrisme kemudian dilanjutkkan oleh orang yang bernama George Joachim atau Rheticus yang sudah menyusun buku yang berjudul De Revolutionibus Orbium Coelestium atau Tentang Perputaran Dari Alam Semesta. Buku itu diawali oleh beberapa ketentuan dasar yakni berbunyi: Pertama, dari seluruh alam semesta adalah bola(Spherical); Kedua, semua benda diangkasa dan juga bumi juga adalah bola; Ketiga, semua benda diangkasa itu bergerak secara teratur didalam lintasan yang bentuknya bundar atau circular uniform motion.

3. Tycho Brahe (1546-1601)

Ia sangat tertarik dengan system astronomi baru yang pada saat diperkenalkan oleh Copernicus. Dia sudah membuat alat-alat yang berukuran besar sebagai alat untuk mengamati benda-benda diluar angkasa untuk lebih teliti. Ditahun 1572 Brahe sudah mengamati tentang munculnya bintang baru pada gugusan Cassiopeia, yakni bintang yang sangat cemerlang yakni selama 16 bulan dan padam lagi. Bintang itu dinamakan yakni Nova atau pun Supernova, yang pada saat itu sangat tergantung dari besarnya dan juga massanya.

4. Johannes Keppler (1571-1630)

Dia adalah seorang ahli matematika yang sudah menjadi asisten dari Tycho Brahe. Dia melanjutkan dari penelitian Brahe tentang gerak dari benda-benda luat angkasa. Kepler sudah menemukan tiga buah hukum yang melengkapi dari penyelidikan Brahe yang sebelumnya, yakni:

  • Bahwa gerak pada benda angkasa itu ternyata bukanlah bergerak mengikuti sebuah lintasan circle – yang seperti yang dikemukakan Brahe- tapi gerak itu sudah mengikuti lintasan elips. Yakni orbit dari semua planet yang berbentuk elips.
  • Dalam waktu yang bersamaan, maka garis penghubung diantara planet dan juga matahari selalu melintasi dibidang yang luasnya itu sama.
  • Dalam perhitungan matematika itu terbukti apabila jarak dari rata-rata dua planet A dan juga B dengan matahari merupakan X dan Y, sedangkan untuk waktu melintasi orbit dari masing-masing merupakan P dan juga Q, maka rumusnya P2 : Q2 = X3 :Y3.

5. Galileo Galilei (1546-1642)

Beberapa pokok dari penemuan Galileo di luar dari bidang astronomi yang pada saat itu ditulis didalam karyanya yakni berjudul De Motu dapat diringkas yakni sebagai berikut.

  • Jumlah waktu yang sama untuk jatuhnya, semua benda dan juga materi yang sama, tanpa yang memandang bobot, apabila benda-benda itu sudah melewati batas medium yang sama. Atau bisa disebut dengan, benda yang jatuh secara bersamaan memerlukan waktu yang bersamaan juga untuk dia sampai di tanah.
  • Semau dari lintasan benda jatuh itu berbentuk lurus. Hal ini memberikan sebuah sugesti adanya sistem idealism, bahwa lintasan dari benda yang tidak tertanggu itu membentu sebuah garis lurus.
  • Baik benda itu jatuh tegak lurus, ataupun yang bidangnya miring, masing-masing itu akan mencapai tanah diwaktu yang sama.

Demikian lah pembahasan kali ini tentang Sejarah Singkat Renaissance semoga dengan dibuatnya artikel ini dapat membantu kalian dan syukron telah membaca dan berkunjung,

Baca Juga Lainnya:

Related Post