Sejarah Kerajaan Medang Kamulan

kerajaan medang kamulan kahuripan

Sejarah Kerajaan Medang Kamulan – Halo sobat pembaca sekalian kembali lagi bersama kami di portaldemisterios.com yang dimana kali ini kami akan membahas tentang Sejarah Kerajaan Medang Kamulan. Dari pada penasaran yuk langsung simak penjelasannya.

Kerajaan medang adalah salah satu kerajaan bercorak agama Hindu. Kerajaan ini berada didaerah kawasan Sungai brantas yang ibukotanya yakni Wantan Mas. Keberadaan dari kerajaan ini bisa dilihat dari sumber sejarah yang sudah ditemukan.

Nah, pada pembahasan kali ini akan kami akan bagikan sebuah pengetahuan mengenai sejarah kerajaan ini. Dan untuk lebih jelasnya maka simaknya penjelasan dibawah ini.

Sejarah Kerajaan Medang Kamulan

Kerajaan Medang merupakan sebuah kerajaan yang ada di tanah Jawa. Kerajaan Medang biasanya juga sering disebut sebagai kerajaan kelanjutan dari Kerajaan Mataram dikarenakan Medang Kamulan adalah ibukota Kerajaan Mataram.

sistem pemerintahan kerajaan medang kamulan

Istilah dari nama kamulan itu dianggap untuk perubahan dari kata yakni “kamulyaan” atau pun“kemuliaan“. Tapi, sebagian dari para ahli itu berpendapat yakni Medang Kamulan merupakan sebuah ibukota Kerajaan Janggala atau Kediri. Selain itu juga, ada juga pula yang menyebutnya dengan nama Kerajaan Kahuripan.

Pada masa pemerintahan Medang Kamulan sudah terjadi sebuah perpindahan kekuasaan politik yakni dari tanah Jawa Tengan ke daerah Jawa Timur. Hal ini dikarenakan dengan hancurnya dari Kerajaan Mataram akibat dari letusan Gunung Merapi.

Dengan adanya sebuah pergeseran pada peta kekuasaan ini, untuk perkembangannya itu sangatlah menentukan sebuah sejarah pendidikan pada Pulau Jawa khsusnya. Kerajaan ini dibangun dari keturunan Raja Mataram yakni Mpu Sindok, pendiri dari dinasti Isana.Dinasti Isana sudah memerintah Kerajaan Medang Kamulan pada satu abad dari 929 Masehi.

Letak Kerajaan Medang Kamulan

Seperti yang telah kami jelaskan di atas, Kerajaan ini adalah lanjutan dari Kerajaan Mataram di daerah Jawa tengah. Letak dari Kerajaan Medang kamulan itu berada didaerah Jawa Timur. Lebih tepatnya itu berdasarkan sebuah prasasti yang terletak di muara Sungai Brantas, yang ibukotanya yakni Watan Mas.

Raja-raja Dikerajaan Medang

Mpu Sindok

Mpu Sindok adalah Raja pertama kali menjabat Kerajaan Medang Kamulan. Mpu Sindok itu memerintah dengan lama 20 tahun. Ia dibantu dengan permaisurinya yakni Sri wardhani Pu Kbin . Saat dia memerintah, Mpu Sindok itu bergelar Sri Maharaja.

Mpu Sindok itu memerintah dengan begitu bijaksana. Berbagai usaha sudah dilaksanakan untuk memakmurkan rakyatna, antara lain dia juga sudah membangun sebuah bendungan ataupun waduk sebagai pengairan. Raja Mpu sindok itu melarang rakyat menangkap ikan di dalam bendungan itu. Larangan itu bertujuan sebagai melestarikan sumber daya alamnya.

Pada bidang agama, Mpu Sindok walaupun dia menganut agama Hindu, perlu diketahui dia sudah berusaha untuk penggubahan Kitab Buddha yakni Mahayana. Hasil gubahan itu kitab Sang Hyang Kamahayanikan. Ini membuktikan diantara agama Hindu dan juga Buddha hidup saling berdampingan.

 b. Dharmawangsa Teguh

Setelah Mpu Sindok wafat, Medang Kamulan itu diteruskan Dharma Teguh, dia adalah cucu dari raja yang pertama yakni Mpu Sindok. Selama dia memerintah, ia sangat berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan dirakyatnya. Usaha itu antara lain yakni dengan meningkatkan di sektor pertanian, dan juga perdagangan. Untuk meningkatkan disektor perdagangan itu mengalami sebuah kesulitan. Dikarena perdagangan di kawasan perairan pulau jawa dan juga Sumatera itu masih dikuasai oleh Kerajaan Sriwijaya.

Didalam rangka untuk mematahkan pengaruh kerajaan Sriwijaya, ditahun 1003 Masehi, Dharmawangsa itu mengirimkan tentaranya dengan tugas merebut pusat perdagangan yang berada di Selat Malaka dari kekuasaan kerajaan Sriwijaya. Serangan itu ternyata tidaklah berhasil. Bahkan kerajaan Sriwijaya itu membalas melalui sebuah serangan kerajaan Wura Wuri. Akibat dari serangan itu Kerajaan Medang sudah mengalami sebuah kehancuran. Peristiwa kehancuran sudah menewaskan raja Dharmawangsa.

c. Air langga (Erlangga)

Air langga merupakan putera Raja Bali yakni Udaya yang sudah menikah dengan Mahendradatta saudari dari raja Dharmawangsa. Air Langga itu dinikahkan oleh raja Dharmawangsa. Pada saat pesta pernikahan, secara tiba-tiba itu datang sebuah serangan kerajaan Wura Wuri yang menewaskan yakni Dhramawangsa dan juga keluarga. Pada saat terjadi peristiwa itu, Air Langga itu lolos dari pembunuhan.

Atas bantuan dari Narattoma itu ia berhasil melarikan diri ke dalam hutan. Selama didaerah pengasingan, Air Langga itu mendapat sebuah gemblengan dari Brahmana dan juga dinobatan sebagai raja. Akhirnya Airlangga itu berusaha untuk memulihkan dari kewibawaan Kerajaan Medang. Secara berturut-turut raja Air Langga itu berhasil untuk menaklukan satu-satu raja-raja bawahan Sriwijaya contohnya yakni Bisaprabhawa yang ditaklukan pada tahun 1029 Masehi, raja Wijayawarman di Wengker pada tahun 1034, Raja Adhamapanuda pada tahun 1031 M termasuk juga Wura Wuri pada tahun 1035. Setelah dia berhasil untuk memulihkan kewibawaan dari kerajaan, Air Langga sudah memindahkan ibukotanya ke kerajaan Medang.

Usaha yang sudah dilakukan Air Langga untuk meningkatkan sebuah kesejahteraan dimasyarakat Medang, yakni antara lain :

1. Pertama yakni memperbaiki pelabuhan didaerah Hujung Galuh, pada muara Kali Brantas. 2. Membangun sebuah waduk waringin sapta sebagai pencegah banjir musiman. 3. Membangun sebuah jalan-jalan yang telah menghubungkan pesisir dipusat kerajaan.

Peninggalan Kerajaan Medang

peninggalan kerajaan medang kamulan

Berikut ini adalah peninggalan dari kerajan medang kamulang, berikut peninggalannnya:

  • Candi Kalasan atau bisa juga disebut Candi Kalibening
  • Candi Plaosan
  • Candi Sewu atau bisa juga disebut Manjusrighra
  • Candi Mendut 
  • Candi Pawon
  • Candi Sambisari
  • Candi Sari 
  • Candi Kedulan

Demikian lah pembahasan kali ini tentang Sejarah Kerajaan Medang Kamulan semoga dengan dibuatnya artikel ini dapat membantu kalian dan syukron telah membaca dan berkunjung,

Baca Juga Lainnya:

Related Post